Junta Militer Tak Izinkan Wartawan Asing Meliput Gempa Myanmar

Junta Militer Tak Izinkan Wartawan Asing Meliput Gempa Myanmar.
RIAU24.COM -Junta militer tak mengizinkan jurnalis asing meliput Myanmar usai diguncang gempa dengan magnitudo 7,7.
Juru bicara junta militer Zaw Min Tun mengatakan situasi di Myanmar menjadi alasan jurnalis asing tak bisa masuk.
"Ini tak mungkin [bagi jurnalis asing] untuk datang, tinggal, dan menemukan tempat tinggal, atau beraktivitas di sekitar sini," kata Zaw dalam pernyataan resmi pada Minggu (20/3), dikutip Myanmar Now.
Zaw Min Tun menegaskan Myanmar sekarang membutuhkan layanan esensial seperti air, listrik, dan akomodasi.
Sejak junta mengkudeta pemerintah pada 2021, aktivitas media di Myanmar dalam bahaya.
Junta sangat membatasi akses, informasi, bahkan bantuan kemanusiaan yang diperlukan untuk warga sipil.