Menu

Menlu AS Setelah Penahanan Mahasiswa Turki Dukung Palestina: Visa Untuk Belajar, Bukan Menjadi Aktivis Sosial

Amastya 29 Mar 2025, 17:39
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio /Reuters
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio /Reuters

Dia menjadi salah satu dari banyak siswa internasional yang berada di bawah pengawasan oleh pemerintahan Trump.

Siswa berusia 27 tahun itu sedang dalam perjalanan untuk membatalkan puasanya ketika dia ditahan.

Pengacaranya telah menyatakan keprihatinan bahwa tidak ada yang dapat menghubunginya atau memiliki gagasan tentang keberadaannya.

Pengacara itu mengatakan tidak ada tuduhan yang diterbangkan terhadap Ozturk.

Seorang juru bicara Keamanan Dalam Negeri mengklaim bahwa Ozturk telah terlibat dalam kegiatan untuk mendukung Hamas di tengah perang Israel yang sedang berlangsung di Gaza. Mereka mengatakan ini adalah alasan untuk mencabut visanya.

Presiden universitas Sunil Kumar mengatakan universitas tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang rencana penahanan dan tidak bekerja sama dengan otoritas federal.

Sambungan berita: (***)
Halaman: 123Lihat Semua