Garap Pasar Eropa dan India, PTPN V Hasilkan Devisa USD18,22 Juta
“Kami berharap dapat mengambil peran untuk mendorong peningkatan devisa negara melalui pengiriman CPO ke konsumen yang ada di India dan Eropa," ujarnya.
94 Persen CPO untuk Kebutuhan Dalam Negeri
Lebih jauh, meski menggarap pasar ekspor, Jatmiko mengatakan PTPN V tetap mengedepankan pemenuhan kebutuhan CPO dalam negeri. Jatmiko menjelaskan dari total produksi CPO PTPN V yang mencapai 570.000 ton per tahun, hanya 6 persen yang dikirimkan ke luar negeri.
"Selebihnya 94 persen kita alokasikan untuk pemenuhan dan penguatan ketahanan pangan dalam negeri," tuturnya.
Sebagai perusahaan yang telah memenuhi beragam sertifikasi internasional seperti International Sustainability Carbon Certification (ISCC) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), ia mengatakan PTPN V memperoleh insentif berupa harga premium untuk produk CPO yang dihasilkan.
"Sehingga kesempatan itu kita manfaatkan untuk menunjang kinerja finansial perusahaan," ujarnya.