Menu

Bahas Revolusi Industri 4.0, STIE Persada Bunda Gelar Seminar Pemasaran

Ryan Edi Saputra 15 Feb 2020, 12:37
Foto bersama jajaran Panitia Seminar Pemasaran STIE Persada Bunda (R24/put)
Foto bersama jajaran Panitia Seminar Pemasaran STIE Persada Bunda (R24/put)

RIAU24.COM -  PEKANBARU - Bertemakan Implementasi Revolusi Industri 4.0,  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Persada Bunda menggelar Seminar Pemasaran di Hotel Prime Park Pekanbaru, Sabtu (15/2/2020).

Dalam kegiatan seminar kali ini STIE Persada Bunda menghadirkan dua pembicara yang ahli dibidangnya, pembicara pertama Dessy Aliandrina PhD seorang Akademisi dan pembicara kedua Rudi Juliandi ST MSi yang menjabat sebagai Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP di Pemerintahan Kota Pekanbaru.

Seminar yang dihadiri sekitar 247 mahasiswa  semester akhir STIE Persada Bunda ini berlangsung hangat karena adanya tanya jawab antara pembicara dan mahasiswa yang membahas Revolusi Industri 4.0 yang berbasis teknologi.

Dessy Aliandrina dalam penjelasannya mengatakan untuk kedepannya persaiangan ekonomi global yang berbasis teknologi tidak dapat dihindari. Inovator-inovator baru akan selalu ada dan terus berkembang di zaman rovolusi industri 4.0 saat ini. Dengan tujuan tentunya untuk memudahkan  kehidupan manusia.

“Belajar dikampus, menyelesaikan kuliah dan mendapatkan ijazah itu hanya menjadi bekal bagi kita. Disisi lain yang lebih penting dalam menciptakan SDM yang mampu bersaing dalam Industri 4.0 ini,  kepada para mahaiswa marilah kita mengembangkan diri diluar. Karena belajar tidak hanya bisa didapatkan dari kampus, itu tidak cukup” ungkapnya.

Ditambahkannya, pada era pelayanan yang berbasis teknologi saat ini, Dessy mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Pekanbaru dengan mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP). Karena berbagai pelayanan seluruhnya terintegrasi dan berbasis teknologi.

“Saya sangat mengapresiasi MPP, disana semua pelayanan terintegrasi. Mulai dari Akademisi, Bisnis, Goverment, Society ditambah satu lagi media,” terangnya.

Sementara itu, Rudi Juliandi selaku perwakilan dari Pemerintah Kota Pekanbaru menghimbau kepada mahasiswa dan masyarakat Kota Pekanbaru agar merubah pola pikir untuk kemajuan teknologi agar tidak ketinggalan dari negara luar.

“Kalau kita tidak mau berubah. Kita akan menjadi penonton dinegeri sendiri, revolusi industri 4.0 menuntut kita untuk merubah mindset dan pola pikir untuk kemajuan. Dalam hal ini Pemko Pekanbaru terus berbenah memadukan pelayanan dan teknologi untuk memudahkan masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, selaku penyelenggara acara, Ketua Program Studi (Prodi) Manajemen, Desi Susanti mengatakan, dengan terselenggaranya kegiatan Seminar Pemasaran tersebut berharap para mahasiwa tidak hanya memahami, namun mampu menguasai praktek dilapangan.

“Karena kegiatan ini merupakanI implemetasi dari mata kuliah Seminar Pemasaran. Disini Mahasiswa tidak hanya belajar secara teori tapi bisa langsung mengimplemetasi ilmu yang telah dipelajari guna menciptakan mahasiwa yang kreatif. Belajar berkomunikasi, berkolaborasi dengan dunia usaha,” jelas Desi. (R24/put)