Harimau Diduga Masih Bebas Berkeliaran, Aktivitas PT RIA di Indragiri Hilir Dihentikan Sementara
Ditambahkannya, saat ini tim gabungan juga sudah turun ke lokasi. Mereka akan mengecek lokasi kejadian tempat ditemukannya harimau tersebut. Hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan sekaligus mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bakal terjadi akibat kehadiran Si Belang.
Dekat Aral Konvervasi
Sebelumnya, Kepala Balai BKSDA Riau, Suharyono menegaskan, pihaknya sama sekali tidak merencanakan upaya evakuasi harimau dari kawasan itu. Sebab, Kerumutan memang rumah atau kantong bagi harimau sumatera di Riau.
Sedangkan area HTI PT RIA diduga kuat memang adalah jalur perlintasan Harimau Sumatera. Sehingga dalam beberapa waktu belakangan ini. sudah beberapa konflik antara manusia dan harimau terjadi di arela perkebunan sawit itu.
Tidak saja Wahu, pada Mei 2019 atau lima bulan lalu, harimau juga menerkam pekerja bernama M Amri di kawsan itu. ***