Menu

Biar Bisa Mudik: Naik Ambulans Hingga Jadi TNI Gadungan

Alwira 26 May 2020, 13:42
Gubernur Irwan Prayitno
Gubernur Irwan Prayitno

RIAU24.COM -  Berbagai cara digunakan para pemudik agar bisa pergi ke kampung halaman selama pandemi virus corona. Salah satunya ada warga yang menyamar mengenakan seragam TNI agar bisa lolos dari pos pemantauan mudik di perbatasan Sumatera Barat.

Seperti diceritakan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, ia mengatakan Pemprov bersama TNI dan Polri berusaha menekan laju arus mudik selama pandemi virus corona. Namun masih ada beberapa orang yang berhasil menembus penjagaan dengan berbagai modus.

"Sejak Permenhub 25, tidak boleh sama sekali, balik arah semua. Kecuali beberapa nyelonong dini hari, menerobos, ada travel, ada yang pakai gadungan baju TNI, ada yang masuk ke mobil truk, mobil ambulans, akal-akalan banyak," ujar Irwan dalam diskusi yang disiarkan langsung akun Youtube BNPB Indonesia, Selasa 26 Mei 2020.

Gunernur juga menjelaskan biasanya sejumlah warga memanfaatkan celah saat para petugas berganti sif. Para pemudik melaju dengan kecepatan tinggi ketika penjagaan aparat sedang mengendur.

Meski begitu, ia memastikan jumlah pemudik yang lolos tidak sampai ratusan. Dia juga meyakinkan kondisi di Sumbar terkendali selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan dan larangan mudik diperketat.

"Kalau kita konsisten Permenhub 25, tidak boleh keluar, tidak boleh masuk. Biar jadi urusan kita di sini. Kalau masuk lagi, keluar lagi, ya kacau," tuturnya.