Menu

Pakar Eksplorasi dan Psikolog Chevron Berbagi Ilmu dan Tips di Migas Center UIR

Satria Utama 25 Feb 2020, 17:28
Sri Aisyah, psikolog PT CPI, memberikan materi mengenai tehnik wawancara dan membuat CV yang baik
Sri Aisyah, psikolog PT CPI, memberikan materi mengenai tehnik wawancara dan membuat CV yang baik

RIAU24.COM - PEKANBARU - Migas Center Universitas Islam Riau (UIR) kembali mengadakan Migas Center Berbagi Ilmu yang merupakan ajang sharing knowledge dan pengalaman langsung dari ahlinya bagi mahasiswa UIR. Mahasiswa UIR tidak saja mendapatkan tambahan ilmu berupa hardskill tetapi juga softskill. 

Fitrianti ST., MT. Koordinator Migas Center menyampaikan,  yang dimaksud hardskill adalah penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ketrampilan teknis yang berkaitan bidang minyak dan gas bumi. Sedangkan softskill adalah ketrampilan yang berhubungan dengan orang lain (interpersonal skill) dan ketrampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intra-personal skill).

“Setiap dua minggu sekali kami mengadakan Migas Center Berbagi Ilmu dengan mengundang praktisi atau nara sumber dari SKK Migas atau Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya di Riau. Materi yang akan diberikan antara lain pemboran, produksi dan operasi migas, keselamatan & kesehatan kerja, teknologi enhance oil recovery, petrofisika, alur kerja & peran Pemerintah dalam mengelola wilayah kerja migas, tehnik presentasi, public speaking dan lain-lain," kata Fitri yang juga dosen Fakultas Tehnik Perminyakan UIR. 

"Mahasiswa UIR dapat mendaftar melalui google form yang dikelola oleh Riau Oil & Gas Community (ROGC).  ROGC adalah komunitas mahasiswa UIR yang turut berkontribusi mengelola dan memajukan Migas Center," lanjut Fitri. 

Materi Migas Center Berbagi Ilmu pada 24 Februari kemarin  berjudul Pengantar Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi oleh Budi Setiawan, Manager Eksplorasi PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI), sedangkan materi kedua adalah Tehnik Wawancara dan Membuat CV yang Baik oleh Sri Aisyah Jumiati, Psikolog dan Human Resources PT CPI.

Budi Setiawan, berpengalaman bekerja di migas selama 26 tahun di Indonesia dan negara lain, menjelaskan tahapan-tahapan pokok eksplorasi minyak dan gas bumi yang mencakup studi regional, akuisisi wilayah kerja, pemrosesan data, interprestasi & identifikasi prospek sampai pembuktian adanya cadangan minyak dan gas bumi yang komersial. Tahapan eksplorasi migas memakan waktu cukup lama yaitu sekitar 10 tahun, 5-10 tahun untuk komersialisasi dan 20 tahun produksi. Pada kesempatan ini Budi juga menyampaikan bahwa tenaga kerja yang diperlukan di dunia migas tidak hanya dari jurusan tehnik perminyakan dan geologi. “Ilmu-ilmu dasar yang diperlukan di dunia migas antara lain matematika, pengetahuan alam, computer, instrumentasi, elektro, mesin dan lain-lain,” jelas Budi.

Sri Aisyah, yang sudah bekerja di PT CPI selama 15 tahun, berbagi pengalaman ketika mewawancarai calon pegawai. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat wawancara antara lain penampilan, ekspresi wajah, sikap, datang tepat waktu, memperkenalkan diri, menjawab pertanyaan dengan mengulang kembali pertanyaan, jika diberi kesempatan bertanya dimulai dengan pertanyaan yang ringan, memperlihatkan antusias ingin bekerja, dan ucapan terima kasih. “CV harus menggambarkan riwayat kehidupan dan sistematis, diawali biodata, pendidikan, pengalaman kerja, penghargaan, organisasi dan keahlian,” kata Aisyah.

Terkait maraknya berita bohong penerimaan pegawai, Sri Aisyah menjelaskan bahwa PT CPI tidak pernah memungut biaya apapun dari pelamar ataupun menunjuk biro perjalanan, perwakilan ataupun individu tertentu untuk melakukan pemesanan ataupun menerima pembayaran dalam bentuk apapun atas nama PT CPI, baik untuk transportasi darat, laut, maupun udara selama proses penerimaan karyawan berlangsung. Informasi resmi lowongan pekerjaan karyawan Chevron Indonesia hanya diumumkan melalui website www.indonesia.chevron.com atau email dengan domain “@chevron.com”.

Migas Center pertama di Riau resmi diluncurkan pada 19 Desember 2019 di Aula Gedung Rektorat Universitas Islam Riau (UIR).  Migas Center, yang merupakan kolaborasi SKK Migas - PT. Chevron Pacific Indonesia dan UIR, akan menjadi pusat informasi dan edukasi seputar minyak dan gas bumi di Riau. 

Perjanjian kerja sama pembangunan tahap kedua Migas Center UIR telah ditandatangani oleh Rektor UIR, Prof Dr. H. Syafrinaldi, SH. MCL dan General Manager Corporate Affairs Asset PT CPI Sukamto Tamrin pada 5 Februari 2020 di Gedung Rektorat UIR.  Pada perjanjian kerjasama ini PT CPI akan menyediakan perlengkapan ruang rapat, ruang perpustakaan,  ruang kantor,  display pameran,  renovasi toilet dan pantri serta mendukung kegiatan Migas Center antara lain kunjungan, Migas Center Berbagi Ilmu, seminar, kuliah umum maupun fokus group terkait industri migas atau bidang lainnya. Diharapkan pembangunan tahap kedua ini selesai pada Juni 2020.***

 

R24/rls