Menu

Hilang 6 Tahun Setelah Suaminya Dieksekusi, Tante Penguasa Korea Utara Ini Tiba-tiba Nongol Lagi

Siswandi 26 Jan 2020, 20:37
Kim Kyong Hui, tante Kim Jong Un, (dilingkari) muncul pertama kali ke publik setelah enam tahun di acara tahun baru Cina 2020. Foto: int
Kim Kyong Hui, tante Kim Jong Un, (dilingkari) muncul pertama kali ke publik setelah enam tahun di acara tahun baru Cina 2020. Foto: int

RIAU24.COM -  Setelah menghilang selama 5 tahun, Kim Kyong Hui, tante Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, tiba-tiba muncul kembali ke hadapan publik. Peristiwa yang disebut luar biasa itu, terjadi Minggu, 26 Januari 2020. 

Peristiwa itu diabadikan media lokal Kim Kyong Hui, Kim Kyong Hui duduk dekat Kim Jong Un dalam sebuah perayaan tahun baru Cina di Ibu Kota Pyongyang.

Dilansir tempo yang mengutip reuters, pemunculan itu merupakan yang pertama dalam enam tahun ini, setelah suaminya Jong Song Thaek, dieksekusi mati oleh sang keponakan, dalam sebuah upaya pembersihan beberapa tahun silam.  

Untuk diketahui, Kim Kyong Hui adalah kakak perempuan mantan diktator Korea Utara Kim Jong Il atau ayah kandung dari Kim Jong Un. 

Kim Kyong Hui menghilang dari pandangan publik sejak 2013 atau setelah keponakannya, Kim Jong Un, memerintahkan eksekusi mati terhadap suaminya Jong Song Thaek. Padahal ketika itu, sosok Jong Song Thaek dikenal sebagai orang paling berpengaruh nomor dua di Korea Utara ketika itu.

“Sebelumnya banyak warga negara Korea Utara yang berasumsi bahwa Kim Kyong Hui sudah pergi mengasingkan diri atau dibunuh menyusul pembunuhan terhadap suaminya. Melihatnya (Kim Kyong Hui) lagi muncul di samping pemimpin Korea Utara setelah enam tahun, jelas sebuah kejutan,” ungkap Oliver Hotham, Redaktur Pelaksana NK News, sebuah organisasi yang bermarkas di Korea Selatan dan memantau perkembangan Korea Utara.

Kim Kyong Hui dan suaminya pernah memegang kekuasaan dan membentuk sebuah wilayah kekuasaan politik Korea Utara di dunia terlepas dari Pemimpin Korea Utara yang muda dan suka berubah-ubah. 

Sedangkan Kim Jong Un mewarisi kekuasaan dari ayahnya Kim Jong Il yang meninggal pada Desember 2011.

Menyoroti kejadian itu, kemunculan Kim Kyong Hui dalam acara Imlek di Korea Utara memunculkan dugaan dia telah mendapatkan kembali kekuasaannya di balik layar.  

“Bahwa dia duduk di samping Pemimpin Korea Utara dan masuk daftar ke dua setelah Choe Ryong Hae, itu mengindikasikan dia mungkin telah diberikan sebuah posisi baru yang signifikan, mungkin saja sebagai penasehat Kim Jong Un bidang politik atau ekonomi,” kata Hotham.

Choe Ryong Hae adalah politikus dan pejabat tinggi militer Korea Utara. Kemunculan Kim Kyong Hui itu juga dinilai aneh oleh Hotham karena dia duduk di samping orang yang memerintahkan pembunuhan pada suaminya. ***