Menu

Sekda Siak Lepas Serindit Boat Race Siak 2019 Hari Pertama

Lina 15 Nov 2019, 16:06
Sekretaris Daerah Kabupaten Siak TS Hamzah, Jumat (15/11/2019), melepas Serindit Boat Race 2019 Siak di hari pertama dengan mengambil posisi start di Pelabuhan Lasdap Siak dan finish di tepian Bandar Sungai Jantan (foto/Lin)
Sekretaris Daerah Kabupaten Siak TS Hamzah, Jumat (15/11/2019), melepas Serindit Boat Race 2019 Siak di hari pertama dengan mengambil posisi start di Pelabuhan Lasdap Siak dan finish di tepian Bandar Sungai Jantan (foto/Lin)

RIAU24.COM - SIAK- Sekretaris Daerah Kabupaten Siak TS Hamzah, Jumat (15/11/2019), melepas Serindit Boat Race 2019 Siak di hari pertama dengan mengambil posisi start di Pelabuhan Lasdap Siak dan finish di tepian Bandar Sungai Jantan Kabupaten Siak, Riau.

Event pariwisata Serindit Boat Race yang dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari, 15-17 November 2019. Serindit Boat Race Siak 2019 yang sudah memasuki tahun ketiga sejak digelar tahun 2017 silam, diikuti oleh 45 tim dari dalam dan luar negeri. 

zxc1
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Siak TS Hamzah ketika ditanya usai melepas peserta lomba di hari pertama, mengatakan, para peserta lomba Serindit Boat Race 2019, menemui sedikit kendala dalam latihan, di antaranya arus sungai yang begitu kuat. Namun demikian, katanya, kondisi itu tidak mempengaruhi peserta lomba.

zxc2


"Kita mengharapkan kegiatan ini semakin baik dan semakin lancar. Event Serindit Boat Race 2019 Siak ini diikuti oleh tim-tim terbaik dari Riau serta dari luar Riau," kata Hamzah.Saat ini, jelasnya, ada lima tim dari luar negeri, empat tim dari Johor Malaysia dan satu tim dari Brunei Darussalam. 

"Serindit Boat Race akan ditutup pada hari Ahad (17/11/2019) lusa. Ini menjadi agenda rutin, karena ini sudah termasuk dalam kalender rutin Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI)," ujarnya.

Ke depannya, lanjut Hamzah, pihaknya juga tetap mengharapkan keikutsertaan tim luar negeri seperti sekarang ini, yang hadir dari luar negeri, di antaranya, dari Johor Malaysia dan Brunei Darussalam. 

Ia juga mengatakan, selain event ini, Siak juga memiliki event sepeda internasional, kemudian Siak Bermadah. 

Sejumlah kegiatan ini, kata Hamzah, tentunya diharapkan semakin meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Siak dan juga berdampak pada peningkatan usaha kecil menengah yang ada di Kota Siak.

"Lebih kurang 20 persen terjadi peningkatan kunjungan ke Istana Siak pada tahun ini, dibanding lebaran tahun kemarin. Tiga hari setelah lebaran, kunjungan ke Istana  mencapai hampir Rp45.000 orang. Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, lebaran tahun ini cukup signifikan peningkatan kunjungan ke Istana Siak," ungkap Hamzah.

"Bukan di Istana saja, ada destinasi-destinasi lain misalnya ke Kebun Raya Zamrud, Pusako dan sebagainya," ujarnya.(R24/Lin)