Menu

Puluhan Warga GAS di Inhhil Ikuti Pelatihan TI dan E-commerce

Ramadana 19 Sep 2019, 15:44
Pelatihan TI dan E-Commerce yang digelar Unisi di Kecamatan Gaung Anak Serka. Foto: int
Pelatihan TI dan E-Commerce yang digelar Unisi di Kecamatan Gaung Anak Serka. Foto: int

RIAU24.COM -  INDRAGIRI HILIR- Puluhan warga Gaung Anak Serka di Kabupaten Indragiri Hilir, mengikuti pelatihan Teknologi Informasi dan Ecommerce di Era Industri 4.0 yang ditaja Universitas Islam Indragiri (Unisi). Kegiatan itu dipusatkan di aula kantor camat, Rabu 18 September 2019 kemarin.

Dalam kegiatan itu, para peserta diberi pemahaman mengenai E-Commerce di Era Industri 4.0 agar siap menghadapi tantangan di masa depan.

Hadir dalam kesempatan itu Kabiro Akademik Unisi, Bayu Rianto, SSI, MKom, Dosen Prodi Sistem Informasi Fitri Yunita, SSI, MKom, Abdul Muni, SKom, MKom, serta pemateri yakni Dwi Yuli Prasetyo, SKom, MKom, MEng beserta dosen Program Studi Sistem Informasi unisi.

Menurut Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Unisi, Dr H Abdullah, SSi, MKom, PhD, kegiatan ini bertujuan untuk membangun perekonomian masyarakat yang berada di kawasan Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir.

“Kita adalah perguruan tinggi yang mempunyai tiga tugas yaitu pengabdian, pendidikan, dan penelitian. Kami harap dengan pelatihan ini masyarakat yang punya usaha mampu secara teoritis, teknis dan terampil dalam pengelolaan usahanya,” ungkapnya.

Ditambahkan Dwi Yuli Prasetyo, E-commerce sangat penting dalam menembus pasar secara global dan Internasional.

“Manfaatkan kecanggihan teknologi untuk mempromosikan produk dan bekerjasama dengan usaha sejenis. Namun, diharapkan tidak ada sistem monopoli agar terjalin persaingan yang sempurna,” pesan Dwi.

Sedangkan Camat Gaung Anak Serta H Ijmi, SSos mengapresiasi kegiatan yang mengedukasi warga tersebut, ia besyukur dan terima kasih atas perhatian kampus mengundang warga.

“Mudah-mudahan dengan diundangnya warga bisa membuka wawasan tentang pentingnya mengelola sebuah usaha. Banyak sekali potensi di wilayah ini, tapi tidak ada wadah untuk memanfaatkannya,” ungkapnya. ***