Menu

Sebuah Video yang Menunjukkan Kebrutalan Oknum Aparat Selama Kerusuhan di Jakarta Jadi Viral

Devi 25 May 2019, 09:50
Foto: Internet
Foto: Internet

RIAU24.COM -  Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok petugas polisi memukuli seorang pria tak bersenjata di dekat Masjid Al-Huda di Tanah Abang, Jakarta Pusat, telah beredar online dalam beberapa hari terakhir, memicu tuduhan bahwa polisi telah menggunakan kekuatan berlebihan dalam menangani protes terhadap hasil April 17 pemilihan presiden.

Video itu diunggah oleh pendukung kehilangan kandidat presiden Prabowo Subianto yang menuduh polisi melakukan kebrutalan.

Ini menunjukkan apa yang tampaknya sekelompok perwira polisi antiriot di sekitar Masjid Al-Huda. Mereka kemudian terlihat menyeret seorang pria bertelanjang dada dan berulang kali memukulinya.

Tidak jelas kapan rekaman itu diambil, tetapi pencarian Google Map mengkonfirmasi bahwa insiden itu terjadi di dekat Masjid Al-Huda di Jl. Kampung Bali di Tanah Abang. Bangunan tengara dan lanskap situs yang ditampilkan dalam video cocok dengan gambar yang muncul di peta digital.

Polisi Jakarta Pusat mengatakan mereka akan menyelidiki video itu.

"Terima kasih untuk informasinya. Kami akan memeriksa videonya, ”Kapolres Jakarta Pusat Kombes. Harry Kurniawan mengatakan kepada The Jakarta Post pada hari Jumat.

Demonstrasi yang diadakan oleh para pendukung Prabowo di Jakarta Pusat pada hari Selasa berubah buruk setelah pengunjuk rasa mencoba menerobos barikade dan memasuki kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Setidaknya delapan orang dilaporkan tewas selama kerusuhan berikutnya. Polisi masih menyelidiki kematian tersebut tetapi telah menegaskan kembali bahwa petugas antiriot tidak bertanggung jawab karena mereka tidak membawa peluru langsung, malah menunjuk ke pihak yang tidak dikenal yang mereka yakini mengambil keuntungan dari meningkatnya ketegangan.

 

 

 

 

R24/DEV