Menu

Waspada Virus Cacar Monyet, Bupati Siak Imbau Diskes Lakukan Sosialisai Kepada Masyarakat

Lina 20 May 2019, 16:23
Bupati Siak H lfeedri/lin
Bupati Siak H lfeedri/lin

RIAU24.COM -  SIAK - Bupati Siak  Drs H Alfedri Msi, meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Siak agar melakukan langkah dalam mengantisipasi virus cacar monyet (monkeypox), agar Kabupaten Siak terhindar dari virus berbahaya tersebut.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Siak juga harus aktif melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan informasi baru serta upaya cegahan virus cacar monyet.

"Bila perlu pintu-pintu masuk antar pulau harus diperketat, jangan sampai virus tersebut masuk ke kota ini," kata Bupati.

Di sisi lain Dinkes juga diminta melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat terkait dengan adanya virus cacar monyet, agar masyarakat juga bisa lebih waspada.

Kalau memang ada vaksin, sebaiknya Dinkes juga segera mengusulkan untuk pengadaan agar ketika ada kasus, bisa segera ditangani. "Kita bukannya berharap ada kasus, tetapi ini sebagai upaya pencegahan karena mencegah lebih baik daripada mengobati," ujarnya.

menurut informasi, sejak adanya informasi tentang virus yang berasal dari Afrika bagian barat yang sudah terdeteksi masuk ke negara Singapura, Singapura yang menjadi negara tempat kasus cacar monyet ditemukan takutnya ada wisatawan yang berkunjung ke siak dan menyebarkan virus tersebutdan terlebih siak menjadi salah satu kota tujuan wisata, sehingga upaya pencegahan secara cepat dilakukan.

Meskipun sampai saat ini belum ada laporan kasus yang terjadi di daerah ini, namun upaya antisipasi dan pencegahan sudah dilakukan melalui sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui kader kesehatan.

PHBS sendiri merupakan salah satu upaya efektif dalam mengantisiapasi berbagai wabah penyakit. Melalui PHBS, dapat meningkatkan daya tahan tubuh yang tentunya dapat menangkal berbagai virus.

Virus cacar monyet ini ditularkan dari beberapa hewan pengerat, selain monyet juga tikus dan tupai. Karenanya, masyarakat diminta agar aktif mencuci tangan setelah melakukan interaksi dengan setiap hewan lebih-lebih jenis binatang pengerat.

Gejala penyakit ini, yakni penderita mengalami demam dan muncul ruam-ruam terasa panas di sekujur tubuh. "Selain itu, masyarakat jangan malas menggunakan masker apalagi sedang batuk sebagai upaya pencegahan. Virus cacar monyet hingga kini belum ada obatnya," pungkas Bupati Siak.***


R24/lin