Menu

Ternyata, Ada Lebih dari Satu Gunung yang Lebih tinggi dari Mount Everest

Siswandi 17 Feb 2019, 15:56
Mount Everest yang hingga kini diakui sebagai gunung tertinggi di dunia. Foto: int
Mount Everest yang hingga kini diakui sebagai gunung tertinggi di dunia. Foto: int

RIAU24.COM -  Selama ini, puncak tertinggi di dunia adalah puncak Mount Everest di pegunungan Himalaya, yang berada di perbatasan antara Nepal dan Tibet. Puncak Everest menjulang setinggi 29,029 kaki atau sekitar 8.848 meter dari permukaan laut.

Namun fakta itu saat ini bisa jadi bakal terbantahkan, dengan ditemukannya sebuah gunung lain, oleh tim ahli geofisika dari Tiongkok dan Amerika Serikat.  

Namun bedanya, gunung ini tidak berada di atas permukaan tanah, melainkan diperkirakan ada ratusan mil di bawah tanah.

Penemuan luar biasa ini dibuat dengan menggunakan gema gempa bumi besar untuk menyatukan seperti apa sebenarnya topografi bawah tanah itu. Teknik ini mirip dengan menggunakan USG untuk mengidentifikasi perbedaan dalam kepadatan jaringan dalam tubuh manusia.

"Kita tahu bahwa hampir semua benda memiliki kekasaran permukaan dan karenanya menyebarkan cahaya. Itu sebabnya kita bisa melihat benda-benda ini, gelombang yang berserakan membawa informasi tentang kekasaran permukaan," ungkap ketua penulis studi, Wenbo Wu, yang dirlis viva, Minggu 17 Februari 2019.
 
zxc2

Sementara itu, SainsMe merilis, masih ada gunung lain yang ketinggian lebih dari Mount Everest. Gunung itu adalah Mauna Kea yang berada di Hawai, Amerika Serikat.

Jika diperhatikan, Mauna Kea memang terlihat lebih rendah dibandingkan Everest. Tinggi Mauna Kea hanya 4.205 meter dari atas permukaan laut atau hampir mencapai setengah tinggi Everest.

Tapi ternyata, kaki gunung itu tidak benar-benar berada di atas permukaan air laut. Jika dihitung dari kakinya, total tinggi gunung ini mencapai 10.200 meter. Itu jika ketinggiannya dihitung dari kaki gunung Mauna Kea yang berada di bawah permukaan air laut. Artinya, ada sekitar 6.000 meter bagian tubuh Mauna Kea ada di dalam laut.

Namun selama ini, yang menjadi standar penghitungan ketinggian gunung, adalah hitungan di atas permukaan air laut. ***