Menu

Instagram Sedang Bersih-bersih, Sejumlah Pengguna Kehilangan Followers

TIM BERKAS 34 14 Feb 2019, 15:49
Instagram/int
Instagram/int

RIAU24.COM -  Tanpa disadari pengguna media sosial Instagram berkurang jumlah followernya. Jumlah yang berkurang itu diketahui karena langkah yang dilakukan Instagram untuk membersihkan media dari pengguna-pengguna yang berprilaku buruk.

Kehebohan itu terlihat di akun-akun Twitter, tidak sedikit yang mengeluh dan mengaku kehilangan followernya.

Seorang pengguna Instagram melalui Twitter berkicau, “Saya baru saja kehilangan lebih dari 200 followers du Instagram dan saya tidak begitu yakin mengapa ini bisa terjadi. Saya sangat bingung dan kesal."

Seorang pengguna lainnya melalui Twitter menambahkan, “Adakah orang lain yang kehilangan followers sekaligus di Instagram? Saya kehilangan 32 ribu followers dalam hitungan detik ... @instagram ada apa denganm ???"

Jika dilihat dari tweet yang mereka tulis menandakan rasa frustasi pengguna. Namun, ini nampaknya bagian dari strategi Instagram, di mana mereka pernah membuat pernyataan yang akan menghapus akun palsu dari platformnya sejak November 2018.

Dalam postingan blognya, Instagram menyatakan mengambil langkah untuk membatasi gerakan perilaku merugikan tersebut. Mereka menggunakan machine learning (ML) untuk membantu perusahaan mengidentifikasi akun yang menggunakan layanan pengikut palsu dan menghapus aktivitas yang tidak autentik.

Tertulis juga dalam keterangan resmi Instagram di blognya: "Perilaku seperti ini mencerminkan citra buruk bagi komunitas. Sedangkan, aplikasi pihak ketiga yang menghasilkan like tidak autentik, pengikut palsu, dan komentarnya telah melanggar Pedoman Komunitas dan Ketentuan Penggunaan Instagram."

Di Facebook juga telah disebutkan bahwa mereka mengidentifikasi aku yang berpotensi palsu. Mereka akan mengirim pesan kepada pemilik akun supaya mengamankan akunnya. Kemudian, akun yang tidak memverifikasi pesan akan dihapus oleh Instagram. Inilah yang menyebabkan jumlah pengikut mereka turun.

"Sejak awal kami telah mendeteksi dan menghapus akun palsu untuk melindungi komunitas. Pembaruan ini adalah langkah terbaru kami dalam menjadikan Instagram menjadi komunitas yang hidup, di mana penggunanya dapat terhubung dengan orang-orang dan hal yang mereka sukai," ungkap Instagram.

Instagram dan Facebook terus memantau perkembangan medianya dan sedang bekerja untuk memperbaikinya yang tentunya akan menyebabkan berkurangnya pengguna.(***)


R24/phi