riau24

Robby Tumewu Meninggal Karena Stroke, Berikut ini Faktor Risikonya

Senin, 14 Januari 2019 | 10:43 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM - Industri entertaiment kembali berduka. Sebab, aktor senior Robby Tumewu dikabarkan meninggal dunia. Diketahui, Robby Tumewu sempat terserang stroke dua kali yang terjadi pada tahun 2010 dan 2013. Diapun mendapat perawata intensif di rumah sakit.

Berbicara mengenai stroke, penyakit tersebut masuk dalam salah satu penyakit dengan penyebab kematian paling tinggi di Indonesia.

Bahkan, prevalensi stroke dalam Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan peningkatan yakni sebesar 10,9 permil dibandingkan tahun 2013 dengan pervalensi 7 permil.



BACA JUGA : Berobat Pakai BPJS Kesehatan tak Gratis Lagi, Kecaman Keras Pun Datang

Penyakit ini terjadi dikarenakan pembuluh darah ke otak mengalami penyumbatan atau pecah sehingga aliran darah menjadi terhambat. Jika ini terjadi, maka oksigen tidak akan mengalir ke otak dan menyebabkan sel-sel dk otak mati dalam beberapa menit.

Menurut keterangan Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), dr Mursyid Bustami, SpS (K), KIC, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab stroke yang tidak bisa dihindari.

Faktor yang dimaksud adalah, usia (makin lanjut usia makin besar risiko), ras kulit hitam, genetik (bukan diturunkan, namun jika ada riwayat keluarga maka risiko juga semakin besar).

Selain itu, gaya hidup yang tidak sehat juga berpengaruh terkena stroke seperti merokok, obesitas, kurang olahraga, serta pola makan yang tidak sehat.



BACA JUGA : Cukup Konsumsi Biji-bijian ini, Kanker Hingga Diabetes Bisa Diobati

"Sekarang banyak orang yang nggak sadar bahwa dia banyak merokok bakal stroke, dia banyak makan makanan berlemak, darah tinggi, gula darahnya nggak terkontrol," jelas dr Mursyid yang dilansir dari detik.com, Senin, 14 Januari 2019.

Untuk itu, cara mendeteksi seseorang terserang stroke adalah menggunakan metode SEGERA KE RS sebagai deteksi dini. Yakni metode Senyum, Gerak, Bicara, Kebas, Rabun, Sakit Kepala (atau tidak Sadar) dan tentu menyegerakan ke rumah sakit apabila melihat tanda-tanda tersebut.

PenulisR24/ibl


Loading...

loading...

Terpopuler