riau24

Pipa Utama PDAM Tirta Indragiri Bocor, 70 Persen Pelangan Tak Teraliri Air Bersih

Kamis, 10 Januari 2019 | 18:57 WIB
Plt Direktur PDAM Tirta Indragiri Abdul Muin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat./rgo Plt Direktur PDAM Tirta Indragiri Abdul Muin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat./rgo

RIAU24.COM -  TEMBILAHAN - Kebocoran pipa perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri di Jalan Telaga Biru Tembilahan membuat suplay air bersih terganggu. Akibatnya, sekitar 70 persen konsumen PDAM Tirta Indragiri tidak teraliri air bersih.

Atas gangguan ini, Plt Direktur PDAM Tirta Indragiri Abdul Muin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.

"Ada kebocoran pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) di bawah badan jalan Telaga Biru parit 7 Tembilahan hingga mengakibatkan kami dari PDAM tidak bisa memberikan suplay air kepada pelanggan," katanya kepada awak media, Kamis 7 Januari 2019.



BACA JUGA : Serka Sasmito, Babinsa Koramil 05 Gas Gotong Royong Bersama Masyarakat Perbaiki Jalan Desa

Menurutnya, kebocoran pipa ini sudah terjadi sejak desember 2018 yang lalu. Adapun penyebab kebocoran diduga karena beban berat akibat jalan yang dirigid ataupun mobil besar yang lewat yang mengakibatkan pipa PDAM yang berada dibawah badan jalan pecah ataupun sambungannya terlepas.

Atas pristiwa ini, konsumen PDAM yang berdomisili disekitar Jalan Telaga Biru sampai parit 17 Sungai Beringin, jalan Sapta Marga Ujung, jalan Pelajar, jalan Trimas, Batang Tuaka, Jalan Kembang, Tanjung Harapan, Jalan Lingkar I dan II, jalan H Said, Taman Sari, Gunung Daek, jalan Pendidikan, H Sadri dan jalan M Boya, suplay air terganggu.

"Sekitar 70 persen pelanggan kami terganggu. Sudah banyak pelanggan yang komplen tentang ini dan sudah kami berikan penjelasan. Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya gangguan ini,"

"Untuk mengatasi ini sebenarnya ada 2 opsi yang kami pertimbangkan, jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, ya dilakukan pembongkaran jalan agar kami bisa lakukan perbaikan, sementara jangka panjangnya pipa yang dialihkan namun itu butuh perencanaan dan waktu pelaksanaan yang lama," jelasnya.

Diakuinya meski opsi jangka pendek tidak benar-benar bisa menyelesaikan masalah karena pihaknya sudah mendeteksi adanya kemungkinan kebocoran pipa dititik lainnya. "Namun karena air bersih kebutuhan dasar masyarakat, jangka pendek ini yang harus segera  dilaksanakan," tegasnya.



BACA JUGA : Serka Sasmito, Babinsa Koramil 05 Gas Gotong Royong Bersama Masyarakat Perbaiki Jalan Desa

Namun untuk menangani kebocoran ini, PDAM Tirta Indragiri mengaku kesulitan sebab pipa tersebut berada dibawah badan jalan Telaga Biru yang merupakan jalan nasional.

"Untuk itu, berdasarkan instruksi Bupati, kami bersama Asisten II serta PUPR kabupaten Inhil sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Riau untuk pembongkaran jalan tersebut. Jika sudah dibongkar, kami siap memperbaiki pipa bocor tersebut, paling dalam 2 hari selesai," ungkapnya.

Jadi, PDAM Tirta Indragiri berharap pembongkaran tersebut bisa segera dilakukan agar pihaknya bisa secepatnya memperbaiki kebocoran tersebut.(***)


R24/phi

PenulisR24/rgo


Loading...

loading...

Terpopuler