riau24

Tuding Hanya Bisa Produksi Hoaks, Tim Prabowo-Sandi Sebut Romahurmuziy Alihkan Isu Soal Visi Misi

Senin, 07 Januari 2019 | 15:29 WIB
Ketum PPP M Romahurmuziy Ketum PPP M Romahurmuziy

RIAU24.COM -   Pernyataan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy alias Romi, yang menyebutkan kubu Prabowo-Sandi, hanya bisa memproduksi hoaks di Pilpres 2019, ditanggapi Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade.

Pihaknya menilai, pernyataan itu merupakan upaya untuk mengalihkan isu, khsusnya karena ketidakmampuan Jokowi dan Ma'ruf menyampaikan visi misinya secara langsung.



BACA JUGA : Fahri Hamzah Tetap Tidak Setuju Ada Kisi-kisi Debat Pilpres, Netizen Sebut Begini

Hal itu, terbukti dengan usulan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf yang meminta agar visi misi kandidatnya dibacakan tim sukses saja. Seperti diketahui, kegiatan pemaparan visi misi itu akhirnya tidak jadi digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Terkait tudingan bahwa kubunya hanya bisa memproduksi hoaks, Andre Rosiade mengatakan, kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin memiliki standar operasional prosedur (SOP) untuk mendiskreditkan Prabowo-Sandiaga dengan menuduh kubunya sebagai penyebar hoaks.

"Kubu Pak Jokowi selalu membangun narasi bahwa kami dituduh membangun hoaks. Itu standar SOP dari kubu Pak Jokowi untuk mendiskredit kubu Prabowo," ujarnya, Senin 7 Januari 2019.



BACA JUGA : Addie MS Pamer Foto Bareng TGB Dukung Jokowi, Netizen Sebut Ini

Seperti dilansir cnnindonesia.com, Andre menilai, kubu Jokowi-Ma'ruf tidak siap untuk beradu gagasan sehingga kerap kali menuding BPN Prabowo-Sandiaga sebagai penyebar hoaks. Padahal, tambahnya, yang tidak siap untuk beradu gagasan adalah kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Romi ini maling teriak maling mengalihkan isu karena ketidakmampuan capresnya menyampaikan visi dan misi, mereka butuh stuntman," tambahnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan Prabowo-Sandi akan menyampaikan visi misinya di depan khalayak dalam waktu dekat. Hanya saja tanggal dan waktunya masih belum ditentukan lantaran pihaknya masih melakukan persiapan.

"Pokoknya lagi disiapkan jadwalnya, sebelum tanggal 17 Januari. Itu menunjukkan bahwa kami siap tidak memproduksi hoaks, kami fokus mensosialisasikan visi misi kami khususnya soal ekonomi," tandasnya.

Sebelumnya, Romi menuding kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya mampu memproduksi hoaks dalam pilpres kali ini. Menurutnya, hal itu merupakan taktik yang digunakan oleh kubu pasangan calon nomor urut 02 itu.

"Percayalah ini adalah strategi lawan, sebab mereka hanya cuma bisa membangun isu," ucap Romi dalam acara Harlah PPP ke-46 di kantor DPP PPP, Jakarta, Minggu 6 Januari 2019 malam. ***

R24/wan

PenulisR24/wan


Loading...

loading...

Terpopuler