riau24

Tingkatkan Hasil Pertanian, Tahun Ini DSPMD Kuansing Bangun Embung Desa

Senin, 07 Januari 2019 | 11:49 WIB
Plt Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Nafisman, M.Si/zar Plt Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Nafisman, M.Si/zar

RIAU24.COM -  TELUK KUANTAN - Guna meningkatkan hasil hasil pertanian, pemerintah melalui Program Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), melaksanakan program pembangunan Embung Desa khusus desa tertinggal yang tidak ada jaringan irigasi.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Nafisman, M.Si mengatakan pada tahun anggaran 2019 ini, Kabupaten Kuantan Singingi mendapatkan satu unit Pembangunan Embung Desa dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) tersebut.



BACA JUGA : Hadiri Harla PPP ke-46 Tingkat Provinsi di Kuansing, Ini Arahan Ketum PPP Romahurmuzy

"Anggaran pembangunan satu unit embung desa  ini sekitar Rp350 Juta," ungkapnya kepada Riau24.com,  di ruang kerjanya.

Menurutnya, untuk pembangunan embung desa pada tahun anggaran 2019 ini, syaratnya adalah memiliki areal persawahan, belum ada jaringan irigasi dan termasuk kategori desa sangat tertinggal.

" Jadi ada tiga persyaratan bagi desa jika ingin memperoleh pembangunan embung tersebut, yaitu memiliki areal persawahan, Belum ada jaringan irigasi, dan termasuk kategori desa sangat tertinggal," terangnya.

Namun katanya, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan lokasi pembangunan embung desa, diharapkan nanti pembangunan embung desa tersebut, sesuai dengan persyaratan dari Kementrian PDT.

Dijelaskannya, pembangunan embung desa yang ada di DSPMD ini, sangat berbeda dengan yang ada di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim) Kuantan Singingi. Karena kalau yang ada di Dinas Perkim itu, setelah dibangun diserahkan ke desa, untuk Pembinaan, Pengelolaan, Pemantauan, dan Pengawasan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) dari Dinas Sosial.



BACA JUGA : Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama dengan Balai Industri Padang

" Jadi kita dari dinas hanya melakukan pembinaan, pengelolaan, pemantauan, dan pengawasan SPAM saja, setelah diserahkan ke desa oleh Dinas Perkim," ujarnya.

Dirinya sangat berharap, agar pembangunan embung desa yang telah ada sekarang ini, benar benar dapat dimanfaatkan dengan baik demi untuk meningkatkan hasil hasil pertanian.(***)

 

R24/phi

 

PenulisR24/zar


Loading...

loading...

Terpopuler