riau24

Dari Ratusan Ribu Hektare Lahan Perkebunan Kelapa Rusak, Saat Ini 40 Ribu Hektare Jadi Lahan Produktif

Minggu, 06 Januari 2019 | 20:34 WIB
Hamparan kebun kelapa di Inhil/rgo Hamparan kebun kelapa di Inhil/rgo

RIAU24.COM -  TEMBILAHAN - Permasalahan kebun kelapa rakyat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang rusak perlahan-lahan mulai teratasi. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Perkebunan, Sutarna SSos MH beberapa waktu lalu.

Dalam menanggulangi perbaikan tersebut dirinya mengaku tidak bekerja sendirian, namun dibantu oleh OPD terkait serta komitmen yg kuat dari Bupati.

"Sebagian besar kebun rusak karena hama dan abrasi air pasang sekitar 100.000 hektare, tapi sudah kita tanggulangi bekerjasama dengan pihak-pihak terkait. Penyelamatan kebun masyarakat tersebut kita lakukan dengan pola sebagai berikut yaitu tanggul mekanik, tanggul manual, serta dibuatkan saluran air atau bahasa lapangannya trio tata air. Setelah pase tersebut kita laksanakan, langkah selanjutnya dilakukan peremajaan atas tanaman kelapanya," terangnya.

zc1

Berdasarkan dari hasil evaluasi serta pantauan langsung, perbaikan tanggul serta peremajaan ini, hasil produksi kebun kelapa masyarakat tersebut semakin meningkat.

"Ini merupakan salah satu keberhasilan Bupati kita melalui program percepatan pelaksanaan peremajaan kebun kelapa yang kritis pada OPD kami," sebutnya.

Dijelaskannya, pola ini akan dilaksanakan sampai dengan 5 tahun ke depan. Karena pihaknya menganggap pola ini telah berhasil dalam mengatasi permasalahan yang dikeluhkan oleh petani kelapa Inhil selama ini.



BACA JUGA : Jadi Irup Upacara, Kapolres Inhil Lakukan Pembaretan 36 Personilnya

"Adapun hasil dari Monitoring Dinas Perkebunan dalam beberapa tahun yg lalu dapat kami sampaikan, lahan kritis atau rusak yg ada di inhil kurang lebih sekitar 100 .000 hektare, dengan pola penanganan yg kami jalankan seperti sekarang ini. Dapat kami sampaikan 40.000 hektare telah menjadi lahan produktif dan hasilnya telah dirasakan oleh petani kelapa Inhil," tutup Sekretaris Dinas Perkebunan.(***)

 

R24/phi

 

PenulisR24/rgo


Loading...

loading...